Pemain Australia Seleksi di Arema

24 May 2013 | 6:53 am | dibaca 3,759 kali kali

Perburuan pemain asing slot Asia di tubuh tim Arema Indonesia pada putaran kedua telah mendekati babak akhir. Setelah isu Mario Carlovic dan Haitham Faour tidak ada hasilnya, pagi kemarin sosok pemain seleksi Asia tampak hadir di latihan pagi Singo Edan.

Pemain itu adalah Edmar Garcia, pesepakbola berpaspor Australia namun blasteran Angola-Portugal. Ia adalah putera legenda asing striker Gelora Dewata Bali era Liga Indonesia, Vata Matanu Garcia. Edmar merapat sebagai pemain seleksi yang disiapkan untuk menjadi playmaker sekaligus gelandang serang Arema.

“Saya ditelepon agen katanya Arema sedang mencari pemain slot Asia, karena saya warga Australia, saya coba saja. Apalagi posisi saya biasanya memang gelandang, saya optimis bisa lolos seleksi,” ujar Edmar seperti dikutip dari Malang Post.

Sebelum ikut seleksi di Arema, Edmar aktif bermain sepakbola di klub divisi tertinggi Angola, Bravos De Maquis. Edmar adalah mantan pemain klub Australia, Melbourne Victory sejak tahun 2003. Lalu, pada 2005 ia pindah ke Bali dan memperkuat Mojokerto Putera di usia 19 tahun. Setelah itu, ia memperkuat PSIR Rembang dan bertemu dengan asisten pelatih Arema, Kuncoro.

“Ya, saya pernah satu tim dengan Kuncoro. Saya ingat dia karena mainnya sangat keras sekali,” ujarnya.

Meskipun statusnya adalah warga asing, Edmar sama sekali tak seperti pemain asing. Bahasa Indonesianya sangat lancar. Pemain berusia 26 tahun itu fasih Bahasa Indonesia karena sudah berada di Indonesia sejak 1995. Karena itu, dengan semua koneksi batinnya dengan Arema, Edmar berharap bisa lolos seleksi dan menanggung beban sebagai playmaker tim menghadapi putaran kedua ISL.

“Saya harap dapat hoki disini, teman juga sudah banyak, selain Kadek, ada I Gede Sukadana juga,” tutur Edmar.

Dari gaya permainan, Edmar memang seorang playmaker dan gelandang serang. Kemampuan dribblenya bagus. Dalam latihan di Gresik, ia beberapa kali melakukan gerakan dribbling yang istimewa. Kemampuan playmaker dan pengaturan serangannya juga sudah terlihat. Kenikmatan mengisi pos playmaker ini memang diakui Edmar. Sebab, ia berbeda dengan ayahnya, Vata Matanu Garcia yang tipe bomber.

“Saya beda dengan ayah saya. Dia tipe bomber dengan naluri gol tinggi, saya tipe gelandang main teknik. Semoga bisa lolos seleksi di Arema dengan kemampuan saya,” tutup Edmar. (mp/mia)

Komentar:

Radione sik loading ker...

Subscribe to Ongisnade

Recommend this on Google

Arematainment

DC United Kagum Aremania

Kiprah Aremania tampaknya akan semakin terkenal di penjuru dunia. Kalau sebelumnya tim asal Jerman, Eintracht Frankfurt memuji, kali ini DC
Baca selengkapnya

Ongisnadestore.com
Ongisnade.co.id




kritik dan saran