Perjalanan ONGISNADE Mengikuti Tur Inter Milan (3-habis)

31 May 2012 | 12:18 pm | dibaca 2,789 kali kali

Dari perjalanan Tour Inter ke Indonesia, bukan hanya kedatangan mereka yang menjadi catatan sejarah. Pertandingan tersebut menjadi akhir dari karir bagi Ivan Cordoba dan Orlandoni menjadi pemain profesional bersama Inter.

Belajar dari Inter Milan. Skuad Internazionale saat berhadapan melawan Indonesia Selection. (Foto: Ongisnade/Akbar Umara)

Belajar dari Inter Milan. Skuad Internazionale saat berhadapan melawan Indonesia Selection. (Foto: Ongisnade/Akbar Umara)

Momen tersebut menjadi menarik karena pertandingan terakhir mereka melawan Indonesia. Selain itu, ban kapten yang biasa disandang oleh Javier Zanetti ternyata dipakai oleh Cordoba yang bermain selama 90 menit.

“Hari ini adalah momen spesial bagi mereka yang memutuskan pensiun” ujar Zanetti di konferensi pers. Dengan begitu mungkin kedua pemain tersebut akan mengingat Indonesia sebagai pertandingan terakhir mereka bersama kostum Inter.

Kunjungan tim besar Eropa seperti Inter diharapkan dapat diikuti oleh tim-tim besar Eropa yang lain. Karena hal ini akan sangat berpengaruh bagi prestasi timnas Indonesia. Pengalaman dan mengukur kekuatan akan meningkatkan performa dan prestasi timnas yang sedang terpuruk seperti saat ini (terlepas dari konflik yang terjadi pada sepakbola negeri ini).

Selain itu, kultur sepakbola di Indonesia yang melibatkan jutaan masyarakat bisa menjadi daya tarik tersendiri. Bukan hanya klub lokal yang mereka bela mati-matian, klub yang berada jauh disana juga memiliki fans fanatik yang jumlahnya tidak sedikit. Interisti yang hadir pada 26 Mei kemarin mencapai 50 ribu penonton.

Bukan tidak mungkin apabila klub-klub Eropa lainnya melihat kesuksesan Inter menggelar tour ke Indonesia juga ingin menggelar kunjungan mereka ke tanah air untuk menguji kekuatan timnas dan juga menyapa fans mereka. Kedepannya juga akan memberikan sumbangan positif untuk negeri ini dari berbagai aspek. Bagi fans Inter, mungkin tulisan ini tak akan berarti dan cenderung tak dipedulikan namun dari Inter Milan kita bisa belajar menjadi tim yang profesional.

Mereka adalah tim luar negeri namun mempunyai dukungan yang luar biasa di Indonesia. Bisa dibayangkan seandainya, ada tim Indonesia terutama Arema bisa dikelola lebih profesional pasti akan lebih luar biasa karena Indonesia memiliki potensi lebih daripada negara-nagara lainnya. Seperti yang dikatakan oleh pelatih Inter,

“Indonesia adalah kejutan”, ujar Andrea Stramaccioni.

Sampai jumpa diliputan khusus berikutnya. Sasaji. (onn/yok/mia)

Komentar:

Radione sik loading ker...

Subscribe to Ongisnade

Recommend this on Google

Arematainment

DC United Kagum Aremania

Kiprah Aremania tampaknya akan semakin terkenal di penjuru dunia. Kalau sebelumnya tim asal Jerman, Eintracht Frankfurt memuji, kali ini DC
Baca selengkapnya

Ongisnadestore.com
Ongisnade.co.id




kritik dan saran
 
<--!aa-->