Player Review: Roman Golian

8 July 2011 | 4:51 pm | dibaca 6,849 kali kali

Datang sebagai pengganti seorang legenda, ia mampu menunaikan tugasnya dengan prima. Kecintaannya kepada publik Kanjuruhan lah yang membuat pemain ini menjatuhkan pilihannya kepada Arema.

Beri Bukti. Roman 'Golo' Golian membuktikan jika ia layak dipertahankan di tim Singo Edan. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya).

Beri Bukti. Roman 'Golo' Golian membuktikan jika ia layak dipertahankan di tim Singo Edan. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya).

Roman Golian, pemain asal Slovakia ini mulai memperkuat Arema semenjak putaran kedua Liga Super Indonesia 2010/2011. Pemain yang sebelumnya pernah memperkuat LAFC Lucenec di Liga Slovakia tersebut direkomendasikan oleh teman senegaranya dari Slovakia, Roman Chmelo, untuk bergabung di tim kebanggan arek-arek Malang ini.

Setelah mengikuti seleksi yang di lakukan coach Miro, Golo (begitu panggilan akrabnya, red) akhirnya terpilih menjadi pemain yang direkrut Singo Edan. Pemain berpostur tinggi besar itu pun menggenapi kuota pemain asing yang sedang lowong untuk satu pemain, setelah skipper Arema, Pierre Njanka hengkang akibat tidak dipenuhi hak-haknya oleh manajemen.

Pada putaran kedua, pemain kelahiran 30 Juli 1982 itu perlahan tapi pasti menemukan bentuk permainan terbaiknya, untuk bisa konsisten dalam menggalang pertahanan. Hal ini dibuktikannya dengan bermain sebanyak 10 kali selama 855 menit. Pemain yang mempunyai tinggi 187cm ini biasa berduet dengan Purwaka dan Leonard Tupamahu di jantung pertahanan.

Golo memiliki keunggulan dalam menghalau bola-bola atas dan umpan-umpan jarak jauhnya sangat akurat. Pemain jangkung ini sangat taktis dalam menjaga pergerakan lawan. Meski seorang pemain bertahan, Golo berhasil menyarangkan gol melalui keunggulanya dalam duel bola-bola atas kala Arema bertemu Persisam Samarinda di Kanjuruhan.

Walaupun menjadi tahun pertama Golo bermain di Indonesia, pemain yang sama low profilenya seperti kompatriotnya, Roman Chmelo ini mampu beradaptasi dengan sangat cepat untuk mengikuti kultur sepak bola Indonesia. Bahkan walau baru setengah musim bermain dengan Arema, Golo dapat dinilai baik dan pantas untuk dipertahankan. Ekspektasi tinggi Aremania yang menuntutnya mampu menggantikan peran Njanka pun nampak bisa ditanggungnya dengan sepenuh hati.

Momen Terbaik

Pada saat melawan Persisam, Golo berhasil mempersembahkan gol perdananya untuk Arema, melalui sundulan kepalanya pada menit ke-40 yang memecah kebuntuan bagi Singo Edan. Ketika itu serangan-serangan yang dibangun selalu dikandaskan oleh kiper Persisam, Agung Prasetyo, dan Golo membuktikan kualitasnya sebagai pesepakbola modern yang tidak terpaku pada posisi dan aktif mengikuti irama permainan tim.

Rapor Musim Lalu: 7,5

Komentar:

Radione sik loading ker...

Subscribe to Ongisnade

Recommend this on Google

Arematainment

DC United Kagum Aremania

Kiprah Aremania tampaknya akan semakin terkenal di penjuru dunia. Kalau sebelumnya tim asal Jerman, Eintracht Frankfurt memuji, kali ini DC
Baca selengkapnya

Ongisnadestore.com
Ongisnade.co.id




kritik dan saran