Pecahkan Rekor, Singo Edan Gulung Bontang FC

20 June 2011 | 6:35 am | dibaca 13,177 kali kali

Arema 8-0 Bontang FC
Delapan gol Arema atas Bontang FC mengantar tim berjuluk Singo Edan ini menjadi runner up Liga Super Indonesia 2010-11 sekaligus memastikan langkah mereka berlaga di Asia musim depan.

Fly High! Yongki Aribowo menjadi bintang dengan mencetak 3 gol. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Fly High! Yongki Aribowo menjadi bintang dengan mencetak 3 gol. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Arema Indonesia memecahkan rekor memasukkan gol terbanyak pada satu kali pertandingan, yakni 8 gol tanpa balas (8-0) atas tim tamunya Bontang FC.

Delapan gol Arema itu masing-masing dipersembahkan oleh TA Musafri pada menit ke-1 (detik ke-34) dan menit ke-7, Yongki Aribowo pada menit ke-11, 62 dan 80, Roman Chmelo pada menit ke-54 dan 72. Sedangkan satu gol lainnya dilesakkan oleh Achmad Amirudin pada menit ke-48.

Gol pembuka Arema dipersembahkan oleh TA Musafri pada menit pertama dan tujuh menit kemudian Musafri menambah pundi-pundi golnya, setelah memanfaatkan tendangan bebas yang dieksekusi oleh Roman Chmelo.

Pesta gol Arema terus berlanjut kala Yongki Aribowo juga mampu mencetak gol ke gawang Bontang FC selang tiga menit kemudian. Gol yang membuat selisih gol dengan Persija menjadi sama kuat karena di tempat lain Macan Kemayoran unggul 1-0 atas PSPS.

Kokohnya lini pertahanan Arema Indonesia dan tekanan demi tekanan dan kebobolan pada menit pertama membuat mental para pemain Bontang FC langsung jatuh, dan seolah-olah tak berdaya menghadapi anaka-anak Singo Edan. Sebenarnya, para pemain bontang FC juga memiliki banyak peluang, namun tak satupun yang bisa merobek gawang Kurnia Meiga dan membuahkan gol untuk memperkecil ketertinggalannya.

Memasuki 45 menit babak kedua, anak asuh Miroslav Janu masih tetap mendominasi, bahkan 5 gol tanpa balas berhasil diciptakan para pemain Arema Indonesia. Bahkan, pergantian penjaga gawang yang dilakukan Bontang FC juga tak mampu menahan gempuran para pemain Arema yang bermain cemerlang dengan mengandalkan teknik dan taktik.

Namun, sayangnya tendangan pinalti yang seharusnya bisa menambah pundi-pundi gol bagi Arema tak bisa dieksekusi dengan sempurna oleh Esteban Guillen. Tendangan esteban masih melintir di samping kiri gawang Tirta Bayu.

Arema akhirnya menjadi runner up dengan keunggulan beda gol 52-25 sementara Persija yang di tempat lain menang 3-0 mengemas selisih gol 52-28. Hasil ini membuat Arema berhak mewakili Indonesia dalam ajang AFC Cup. Bahkan, peluang ke babak play off Liga Champions Asia (LCA) sepertinya terbuka. Karena satu jatah play off tersebut sebelumnya milik juara Piala Indonesia yang tahun ini tidak digelar. Namun, itu semua masih menunggu keputusan AFC. (onn/ale)

Komentar:

Radione sik loading ker...

Subscribe to Ongisnade

Recommend this on Google

Arematainment

DC United Kagum Aremania

Kiprah Aremania tampaknya akan semakin terkenal di penjuru dunia. Kalau sebelumnya tim asal Jerman, Eintracht Frankfurt memuji, kali ini DC
Baca selengkapnya

Ongisnadestore.com
Ongisnade.co.id




kritik dan saran